Jakarta, 1 Juli 2026 – Eramet Indonesia, perusahaan global di sektor pertambangan dan metalurgi asal Prancis, bersama Kitong Bisa Foundation (KBF), resmi menutup rangkaian pelaksanaan angkatan perdana Program Beasiswa Eramet Beyond melalui seremoni bertajuk “Eramet Beyond: From Journey to Impact”. Rangkaian penutup ini diselenggarakan pada 29–30 Juni 2026 di Jakarta.
Program yang diluncurkan pada November 2024 ini menjadi wujud komitmen Eramet Indonesia dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia Timur sekaligus membekali mereka dengan kapasitas kepemimpinan, keterampilan masa depan, dan semangat untuk menciptakan dampak positif di daerah asalnya.
CEO Eramet Indonesia, Jérôme Baudelet, menegaskan bahwa investasi pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia percaya pendidikan itu adalah fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengembangkan potensi mereka, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di daerah asalnya. Kami berharap perjalanan mereka melalui program ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah maupun Indonesia,” kata Jérôme dalam acara penutupan program Eramet Beyond di Jakarta, Selasa (30/6).
Program Beasiswa Eramet Beyond diikuti oleh 41 mahasiswa dari Maluku, Sulawesi, dan Papua yang terpilih dari lebih dari 500 pendaftar di seluruh Indonesia. Selama program berlangsung, para penerima beasiswa mengikuti 46 sesi pengembangan yang mencakup bahasa Inggris, project management, kepemimpinan, literasi keuangan, dan literasi digital.
Seluruh proses pembelajaran dikemas melalui empat tahapan, yaitu Learn, Lead, Serve, dan Give Back, yang mendorong peserta untuk terus berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya.
Sejumlah capaian positif yang berhasil diraih peserta setelah mengikuti program antara lain:
- 70% peserta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris setidaknya satu tingkat.
- 73,2% peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam project management.
- 73% peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya dana darurat setelah mengikuti sesi literasi keuangan.
- Rata-rata IPK peserta meningkat dari 3,50 menjadi 3,63, atau naik sekitar 3,75% dari semester lima ke semester tujuh.
- 19 dari 41 mahasiswa (sekitar 45%) aktif berkontribusi dalam organisasi, komunitas, maupun berbagai kegiatan sosial sepanjang tahun 2026.
Di balik capaian tersebut, program ini juga memberikan dampak nyata bagi para penerima beasiswa. Salah satunya dirasakan oleh Zaldi, yang sebelumnya harus bekerja paruh waktu untuk membiayai kuliahnya. Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, ia kini dapat lebih fokus pada pengembangan akademik, termasuk memperoleh pendanaan penuh untuk penelitian tugas akhirnya yang dilakukan bekerja sama dengan BRIN.
“Saya sangat berterima kasih kepada Eramet dan KBF karena berkat dukungan dari program Beasiswa Eramet Beyond, saya bisa lebih fokus pada studi saya tanpa khawatir biaya. Pengalaman ini bahkan membuka lebih banyak peluang-peluang baru untuk saya dapat berkembang lebih jauh,” ucap Zaldi.
CEO Kitong Bisa Foundation, Mohammad Afif, turut menyatakan keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pencapaian akademik para awardee, melainkan bagaimana dampak yang diciptakannya bagi masyarakat.
“Melalui Eramet Beyond, kami tidak hanya mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan mereka, tetapi juga membekali mereka dengan karakter kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kemampuan untuk menciptakan dampak nyata. Kami percaya para awardee ini akan menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan,” ujar Afif.
Eramet Indonesia dan KBF juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung lahirnya generasi muda berdaya saing dan mampu menjadi agen perubahan, serta menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berkontribusi bagi masyarakat.







